Splash

Pelukan Rindu

Mata cokelat yang besar itu.
Rambut hitamnya yang ikal.
Cambang yang tumbuh menyusuri tulang rahangnya.
Dagunya yang berlesung.
Bibirnya yang menggoda.

Pria itu berdiri menjulang di ambang pintu apartemen Leah. Mengenakan kaus putih, celana jeans dan sepatu Vans hitam. Tangan kirinya menggenggam pegangan koper beroda.

Sumpah serapah sudah berada di ujung lidah Leah, tapi ia tak bisa meluapkannya. Yang ada, justru rahangnya mengeras dan terasa sakit. Kemudian, giliran air matanya yang menggenang.

Mata pria itu begitu sendu. Kedua alisnya yang tebal turun. “Lee,” desah pria itu putus asa.

Meledaklah tangis Leah.
Ia tak tahu mana yang harus ia pilih; mengusir pria ini dari hadapannya, atau justru menghambur memeluknya.

“Aku merindukanmu, Lee,” desah pria itu lagi.

Mantra. Sungguh mantra mujarab, yang akhirnya membuat Leah menjatuhkan pilihan pada pelukan. Ia maju dengan satu langkah besar, menabrakkan tubuhnya pada pria itu, memeluk lehernya yang kokoh erat-erat.

Pria itu merengkuh tubuh Leah dalam dekapannya, begitu erat, dan ia membenamkan wajahnya dalam-dalam di antara leher dan bahu gadis itu. Mencari hangatnya, mencari wanginya.

“Kau tak seharusnya di sini. Kau tak boleh ada di sini,” ujar Leah dalam isak tangisnya, masih membenamkan wajahnya pada bahu kokoh pria itu.

“Aku tahu,” jawab pria itu. “Tapi aku merindukanmu. Aku sungguh ingin bertemu denganmu.”

Leah merenggangkan pelukan, namun lengannya masih melingkar di leher pria itu. Matanya yang masih banjir air mata menatap mata cokelat itu lurus-lurus. Wajahnya yang basah dan merah padam tak sampai berjarak tiga sentimeter dari wajah pria itu.

“Aku juga. Aku juga merindukanmu,” ucapnya lirih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s