Splash

Terkadang…

Terkadang, pelarian termanis adalah menuangkan imajinasimu ke dalam kata-kata.

Terutama ketika segalanya terlalu indah untuk jadi nyata…

dan ketika tak seorang pun percaya.

Advertisements
Thoughts

Lessons Learned

Semingguan ini saya belajar beberapa hal…

If you don’t have anything nice to say, don’t say anything at all.
Sudahlah. Kalo ngeliat seseorang bahagia melakukan apa yang mereka suka, ya biarin aja. Ga usah dikomentarin macem-macem. Hidupmu sendiri ga sempurna.
Ketimbang melontarkan komentar yang bisa bikin mereka sedih dan kecewa, mending kamu diem aja. Emangnya komentar negatif dan merendahkan yang kamu ucapkan itu bakal ngaruh sama kebahagiaan hidupmu?

If you don’t like something, then leave it and don’t give a shit.
Kalo ga suka sama sesuatu, atau seseorang, ya udah, ngacir aja, ga usah peduli. Semakin kamu ngomel, semakin berkurang pula energimu. Jangan peduli!

Feeling sorry and saying sorry won’t ever make you look small or pity or pathetic.
Kalo kamu merasa bersalah, segeralah minta maaf. Bahkan ketika pihak yang ada di hadapanmu itu juga ‘menyumbangkan’ kesalahan. Kalo kamu salah, trus kamu diomelin, diambekin, tetaplah minta maaf.
Minta maaf bukan berarti kamu terlihat rendah dan harga dirimu jatuh. Dengan meminta maaf, justru terlihat seberapa besar hati yang kamu punya. Ga peduli apa kata orang. Continue reading “Lessons Learned”

Splash

Menembus Langit Cerah

Pria itu duduk menghadap jendela
dengan sorot tertutup kacamata hitam

Ia melempar tatapan ke luar sana,
ke sayap kanan pesawat yang menembus awan-awan kecil dan langit cerah

Tangannya bersedekap, merapatkan jaket jins birunya
Dalam diam, menyesapi lirik All Around The World milik Oasis

Aku mencintainya
Jatuh cinta padanya
Dan kuingin meneriakkannya ke langit

Tapi ia terlalu indah untuk jadi nyata

Sampai jumpa!

Splash

Ibu Bilang

Kamu bilang kamu sedang jatuh cinta
Ibu bilang, berhati-hatilah ketika jatuh cinta

Kamu bilang kamu tak tahu alasan mencintainya
Ibu bilang, begitulah orang saat jatuh cinta

Kamu bilang ia baik hati dan tampan
Ibu bilang, jangan sampai terperdaya

Kamu bilang ia setahun lebih muda
Ibu bilang, waspadalah pada yang manja

Kamu bilang ia suka memetik gitar
Ibu bilang, banyak wanita yang hatinya bergetar

Kamu bilang ia suka memotret senja
Ibu bilang, barangkali ada wanita yang lebih bersahaja

Ibu bilang, hati-hati
Ibu bilang, jaga diri

jika ditinggal lari

Thoughts

Circle

Sometimes I don’t wanna deal with people because their words and acts can hurt me really bad
And when I get hurt really bad, I can hurt them even worse
It’s like a circle, an evil one

Sometimes I ask myself, what the hell is wrong with me?
I easily get hurt
And I easily hurt them back

I know sometimes people wonder why I can be social at times and anti-social at other times
Actually I’m anti-social most of the times
Sometimes I get so scared of people, even people that really close to me
I get scared they would hurt me
I get scared to hurt them really bad, worse than they hurt me

Most of them would say I just made it up
But no, there’s something so wrong inside me

Thoughts

“Kapan Kamu Ga Galau?”

Kalian suka nulis puisi? Atau sajak? Atau bikin kutipan-kutipan cinta? Kutipan-kutipan soal kehidupan, misalnya?

Saya suka. Rasanya menyenangkan. Dan puisi, sajak atau kutipan yang saya tulis, inspirasinya bisa datang dari mana aja. Bisa aja dari pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, apa aja deh.

Saya memang ga terlalu mahir nulis, saya akui itu. Tapi saya suka nulis. Mungkin hobi ini muncul karena sejak kecil, saya dijejeli begitu banyak buku cerita oleh ibu. Dari sering didongengin, akhirnya demen baca, dan dari hobi baca itulah lahir hobi nulis. Continue reading ““Kapan Kamu Ga Galau?””

Splash

Kelabu Maupun Biru

Kamu adalah semua lagu yang mengiringi turunnya hujan,
semua lagu yang menyambut debur ombak

Kamu adalah kue mangkuk cokelat pekat hangat yang ingin kumakan saat hujan turun,
secangkir teh panas yang ingin kuminum di atas kasur dingin berselimut putih

Kamu adalah semua kutipan pahit dan manis dari film-film romantis yang kutonton,
semua lirik sendu dan ceria dari lagu-lagu cinta yang kudengar

Kamu adalah semua kata yang kutulis dalam puisi-puisiku,
semua harap yang kubisik kepada langit kelabu maupun biru